Memahami dan Menghadapi Anak Tantrum Dengan Benar

anak tantrum

Anak tantrum adalah masalah umum yang dialami oleh anak-anak berusia prasekolah. Masalah perilaku pada anak yang dalam mengekspresikannya secara ekstrem atau agresif. Ini biasa dijumpai dan ditemui oleh banyak orang tua di dunia. Memahami anak tantrum sama halnya belajar dalam segala macam perubahan sikap dan sifat anak seiring berjalannya waktu pada masa tumbuh kembang. Dan dalam menghadapi anak-anak tantrum memang membutuhkan perlakuan khusus agar anak tumbuh dengan lebih baik.

Sebagian anak-anak pada usia 1-4 tahun akan mengalami hal yang serupa, yaitu tantrum. Karena pada taraf tersebut, anak masih belum mampu mengekspresikan keinginannya dengan benar. Sehingga anak akan meluapkannya dengan cara yang unik seperti berteriak, menjerit, meronta dan menangis. Banyak hal lain yang bisa dijumpai selain keempat hal itu. Seperti yang kadang banyak dijumpai, ada anak yang sambil meraung dan menghentakkan kaki ke lantai.

Anak tantrum memang sangat unik, karena mereka membutuhkan pengarahan orang tua agar membantu mereka mengekspresikan perasaan mereka dengan baik. Sebagai orang tua, hal ini bukanlah penghalang yang berarti. Sebab, memahami anak tantrum tidak perlu cemas apalagi khawatir. Tantrum memang umum terjadi pada usia tumbuh kembang anak. Ketika para orang tua memahami kondisi anak-anak tantrum dengan baik maka dalam menanganinya tidak akan kesulitan. Intinya adalah jangan panik saat menghadapi anak-anak tantrum.

Cara Mengatasi Anak Tantrum dengan Tepat

Saat orang tua menghadapi anak tantrum biasanya cenderung merayu dan kalah oleh anak agar mereka menghentikan aksi dalam ekspresinya. Ada juga orang tua yang hilang kesabarannya dan malah memarahi anak yang kemudian tantrum mereka semakin menjadi-jadi. Hati-hati dalam mengatasi atau menghentikan anak tantrum. Sebab banyak orang tua yang terjebak pada emosinya sendiri yang memperparah kondisi si anak.

Anak tantrum memiliki banyak ciri dan gejala yang mudah dikenali oleh banyak orang tua. Pada anak yang beranjak dari bayi menuju pada tahap belajar untuk berekspresi ini memang membutuhkan pendampingan orang tua yang baik dan benar, berikut solusinya:

  1. Tetap tenang dalam menghadapi anak tantrum
  2. Jangan memarahi dan memukul anak
  3. Jangan mengalah atau menyerah saat anak tantrum
  4. Mengabaikan anak hingga tampak lebih tenang
  5. Jangan menyogok anak untuk menghentikannya
  6. Jauhkan segera benda berbahaya di sekitar anak
  7. Alihkan perhatian anak dengan tepat

Terapkan langkah-langkah di atas untuk mengatasi anak tantrum. Memberikan ruang emosi pada anak-anak tantrum adalah tindakan yang tepat. Tetapi, orang tua juga harus pintar dalam menyikapi anak saat tantrum. Dengan lebih bijak menyikapi anak tantrum untuk menyembuhkan kondisi tersebut dengan segera. Jika anak sudah reda tantrumnya, orang tua bisa menenangkan anak dan memberikan pelukan untuknya. Dan setelah itu bisa memberikan arahan yang tepat pada anak ketika menginginkan sesuatu atau dalam mengekspresikan perasaannya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*