Mengapa sesak nafas pada anak itu tanda bahaya?

sesak nafas pada anak

Ketika bernafas di dalam sistem pernafasan akan memasok oksigen dari darah untuk disalurkan ke dalam seluruh bagian tubuh. Dengan begitu sesak nafas pada anak tidak boleh disepelekan, karena ada beberapa kasus mengatakan sesak nafas pada anak merupakan tanda anak mengalami penyakit tertentu yang sangat membutuhkan perawatan segera.

Tanda tanda sesak nafas pada anak diantaranya lubang hidung akan terbuka lebar saat sedang bernafas, kulit antara tulang rusuk dan leher serasa tertarik dan juga akan terdengar suara bisingan nafas tambahan ketika bernafas. Sesak nafas pada anak juga ditandai dengan bernafas yang terlalu cepat, pada anak usia satu sampai lima tahun lebih dari empat puluh kali tarikan nafas dalam waktu satu menit. Dan pada anak usia lebih dari lima tahun tarikan nafas yang terjadi dalam satu menit sekitar dua puluh kali.

sesak nafas pada anak

Walau sesak nafas pada anak jarang terjadi namun masalah pernafasan bagi anak dibawah umur lebih membutuhkan penanganan yang lebih serius. Karena gangguan pernafasan pada anak dapat menyebabkan beberapa penyakit, seperti:

  • Asma

Penyakit asma ini terjadi saat ada peradangan yang disertai menyempitnya saluran pernafasan yang dapat memicu sesak nafas pada anak. Penyebab penyakit sesak nafas pada anak ini dapat dari faktor keturunan, alergi, polusi udara, cuaca dingin, infeksi saluran pernafasan, stres, mengkonsumsi obat hingga terkena paparan zat kimia tertentu. Gejala asma yang terjadi pada anak dapat terjadi dengan gejala yang berbeda beda. Contohnya seperti batuk di malam hari, sesak nafas, lesu, nafas berbunyi, nafas tersenggal atau batuk kronis. Bila hal seperti diatas terjadi maka segeralah konsultasi dan periksa ke dokter agar anak mendapatkan perawatn lebih lanjut.

  • Bronkiolitis

Bronkiolitis ini terjadi ketika ada infeksi pada paru paru yang umumnya akibat dari virus yang dapat menyebabkan terjadi peradangan serta penyumbatan pada saluran bronkiolus yang ada di dalam paru paru. Pada umumnya penyakit ini terjadi pada bayi dan anak anak yang memiliki gejala awal mirip dengan pilek seperti hidung tersumbat, demam dan batuk. Lalu keadaan ini akan semakin memburuk dengan terjadinya sesak nafas pada anak, nafas berbunyi, nafsu makan berkurang, muntah hingga anak akan merasa gelisah.

Pada awal penyakit bronkiolitis yang ringan gejala akan mereda dan sembuh pada waktu minggu ke dua sampai minggu ke tiga.

Wasapada jika terjadi sesak nafas pada anak mungkin bisa menjadi salah satu gejala dari penyakit serius yang mungkin akan diderita oleh anak. Bila anak mengalami sesak nafas terlebih disertai dengan gejala lain yang membuat khawatir segera konsultasikan ke dokter agar dapat mendapatkan penanganan yang cepat serta tepat bila diperlukan lakukan perkontrolan untuk mengetahui keadaan kesehatan anak.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*