Penyebab Anak Suka Marah – Marah

Saat anak takut biasanya mereka akan melakukan hal hal untuk menarik perhatian orang di sekitarnya,

Seperti misalnya berteriak maupun menangis. Lantas apa yang harus dilakukan oleh bunda sebagai orang tuanya.

Anak yang sedang merasa tidak nyaman biasanya akan rewel, gejala yang umum adalah banyak omong atau bertanya kepada ibunya.

Anda sebaiknya mengajaknya berkomunikasi dengan lembut kepadanya, kasus yang banyak terjadi adalah sebaliknya, si ibu merasa jengkel dengan kelakuan anaknya dan memarahinya.

Anak yang sedang marah sebaiknya di turuti saja apa keinginanya terlebih dahulu.

Berikut Ini Adalah Beberapa Sebab Kenapa Si Kecil Marah – Marah

  1. Anda Terlalu Sering Melarangya Untuk Melakukan Sesuatu

Semakin bertambah usia seorang anak akan menjadi cepat murung dan marah marah ketika hal hal yan ingin di lakukanya sering dilarang oleh orang tuanya.

  1. Meniru apa yang di Lihatnya

Perilaku ini adalah bukan murni dari kondisi moodnya, melainkan meniru apa yang sudah di lihatnya, anak-anak akan sangat gampang untuk meniru sekelilingya. Selektiflah untuk memilih tontonan untuk anak anak anda.

Jangan bertengkar di depan anak, biasakan menyelesaikan masalah bunda ketika tidak ada anak-anak di sekeliling anda.

  1. Bertengkar Dengan Temanya

Cobalah tanyakan kepada si kecil apakah ia bertengkar dengan temanya di sekolah, bujuk agar si kecil mau bercerita. Carilah waktu yang tepat agar si kecil mudah menceritakan apa yang terjadi pada dirinya.

  1. Kondisi Medis Bawaan

Misalkan si kecil memiliki kekurangan pada inderanya seperti, autisme, keterlamabatan bicara, dan juga kekurangan pada pendengaranya, sehingga ia akan kesulitan untuk menyampaikan maksud yang dia inginkan ini juga adalah sesuatu yang bisa membuat si kecil menjadi kesal dan juga merusak mood si kecil.

  1. Merasa Kelelahan

Ketika si kecil merasa sangat lelah ia akan cenderung menjadi rewel dan susah di atur, di saat seperti ini sebaiknya bunda dengan sabar menghiburnya sampai ia tertidur.

Bunda demikian beberapa hal yang perlu di perhatikan ketika si kecil tiba tiba marah marah, bunda bisa mulai mengerti sebab sebab kenapa si kecil bertingkah demikian.

Dengan penjelasan diatas sekarang bunda di harapkan lebih bisa mengerti kondisi psikologis si kecil, bunda tidak boleh langsung reaktif tetapi si kecil harus di ajak bicara dan di tanyai dengan lembut untuk mencari penyebab kenapa ia bertingkah aneh.

Jika penanganan dari bunda di rasa belum cukup untuk meredakan amarah si kecil sebaiknya bunda berkonsultasi sengan ahli kejiwaan anak.

Jiwa anak anak yang rapuh dan mudah terpengaruh atau menyerap semua hal yang ada di sekitarnya dan belum pandai untuk mengungkapkan apa yang di rasakan oleh tubuhnya membuat bunda harus lebih telaten dalam menemani tumbuh kembang si kecil.